Asemrowo, Surabaya - Donor darah kembali diselenggarakan di Kecamatan Asemrowo kemarin (21/4). Lebih dari 50 kantong darah berhasil didapat.
Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro menjelaskan, kegiatan itu telah rutin dilakukan setiap dua atau tiga bulan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pihaknya sengaja mengadakan donor darah sebelum Ramadhan.
"Kami menargetkan bisa mendapatkan 100 kantong darah setiap kali kegiatan. Tapi kan, tidak semua warga bisa mendonorkan darah. Biasanya, yang bisa donor hanya 50 hingga 70 pesen dari target," Jelas Bambang kemarin.
Kabag Pelayanan dan Humas UTD PMI Surabaya Martono Adi menyatakan, menjelang Ramadhan, pelayanan jemput bola donor darah digencarkan. Untuk memenuhi kebutuhan pasokan darah, jam operasional pelayanan pun ditambah. Sebelumnya, pelayanan hanya berlangsung sejak pagi hingga sore. Sekarang waktu pelayanan ditambah hingga malam.
Jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, ruang gerak masyarakat pasti dibatasi sehingga tidak bisa beraktivitas secara normal. Karena itu, pelayanan jemput bola harus ditingkatkan. Tidak hanya mengadakan donor darah di instansi pemerintah dan lingkungan perkantoran, mereka juga akan menyambangi permukiman warga. "Selama Ramadhan, pelayanan jemput bola kami perpanjang hingga malam. Sesuai dengan permintaan masyarakat," tutur Matono.
Kemudian, souvenir berupa kaus edisi Ramadhan telah disiapkan untuk menarik minat masyarakat melakukan donor darah. Terutama pendonor baru. Karena banyaknya permintaan darah, pihaknya harus bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Agar stok aman, dalam sehari, pihaknya harus memperoleh 350 kantong darah.
Martono mengungkapkan, donor darah dalam kondisi berpuasa tetap aman. Asalkan kondisi tubuh sang pendonor sehat.